Laba Enseval bertumbuh 7,52% pada triwulan ketiga di tahun 2025
Jakarta, 27 Oktober 2025 – PT Enseval Putera Megatrading Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja positif pada triwulan ketiga tahun 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya per 30 September 2025 (tidak diaudit), Penjualan Neto Perseroan mencapai Rp24,43 triliun, meningkat 5,37% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp23,19 triliun.
Sejalan dengan peningkatan penjualan, Beban Pokok Penjualan tercatat sebesar Rp21,98 triliun atau naik 5,07% dari Rp20,92 triliun pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, Laba Bruto Perseroan tumbuh 8,13% menjadi Rp2,45 triliun, dibandingkan Rp2,27 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pada periode tersebut, Beban Usaha meningkat 8,42% menjadi Rp1,67 triliun, yang terdiri atas Beban Penjualan sebesar Rp1,47 triliun dan Beban Umum & Administrasi sebesar Rp197,53 miliar. Meski demikian, Perseroan tetap berhasil mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp788,48 miliar, naik 7,52% dibandingkan Rp733,34 miliar pada triwulan ketiga tahun 2024.
Lebih lanjut, Laba Sebelum Pajak Penghasilan tercatat sebesar Rp778,62 miliar, tumbuh 3,08% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Komponen Pendapatan (Beban) Lain-lain terdiri dari pendapatan keuangan Rp8,18 miliar, beban keuangan Rp16,72 miliar, beban pajak final Rp2,72 miliar, bagian laba neto entitas asosiasi Rp5,57 miliar, pendapatan operasi lainnya Rp28,69 miliar, dan beban operasi lainnya Rp32,87 miliar.
Setelah memperhitungkan Beban Pajak Penghasilan sebesar Rp175,20 miliar (naik 3,07% dari Rp169,97 miliar), Perseroan berhasil membukukan Laba Periode Berjalan sebesar Rp603,42 miliar, meningkat 3,08% dibandingkan Rp585,41 miliar pada triwulan ketiga tahun 2024.
Dari sisi neraca, Total Aset Perseroan meningkat 6,44% menjadi Rp12,23 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar Rp11,49 triliun. Total Liabilitas naik 15,90% menjadi Rp4,53 triliun, sedangkan Total Ekuitas turut tumbuh 1,56% menjadi Rp7,70 triliun.
Kinerja Masing - Masing Divisi
Perseroan saat ini mengelola tujuh divisi utama, yaitu Barang Konsumsi, Obat dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak, serta Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan.
Adapun kontribusi dan pertumbuhan masing-masing divisi hingga triwulan ketiga tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 37,57%. Pada triwulan ketiga tahun 2025, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp9.181,30 miliar, naik 0,57% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 35,00%. Sampai dengan triwulan ketiga tahun 2025, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp8.552,47 miliar atau bertumbuh sebesar 9,52% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp3.468,36 miliar pada triwulan ketiga tahun 2025 dengan kontribusi sebesar 14,19% dan mengalami peningkatan sebesar 10,48% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Divisi Bahan Baku mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp1.874,63 miliar pada triwulan ketiga tahun 2025, meningkat 2,40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, serta memberikan kontribusi sebesar 7,67%.
Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 5,11% pada triwulan ketiga tahun 2025, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp1.249,31 miliar, meningkat 5,23% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.
Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp41,50 miliar, meningkat 4,06% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp39,88 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,17% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
Penjualan Neto dari Divisi Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan tercatat sebesar Rp67,17 miliar, meningkat 22,34% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Divisi ini memberikan kontribusi sebesar 0,27%.
Tentang Enseval
PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT) merupakan perusahaan distribusi terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 1973 dan resmi menjadi perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994. Dengan lebih dari 5.000 karyawan, Enseval mendistribusikan produk dari Kalbe Group maupun berbagai principal nasional dan internasional.
Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas melalui 3 Pusat Distribusi (Jakarta, Cikarang, Surabaya) serta 48 cabang di seluruh Indonesia, ditambah 24 cabang melalui anak perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Enseval juga memiliki 9 entitas anak yang bergerak di bidang distribusi & logistik, bahan baku, peralatan kesehatan, serta jasa layanan kesehatan dan pengangkutan.



