Perseroan Membagikan Dividen Tunai Sebesar Rp166 Per Lembar Saham.

14 May 2024

Jakarta, Selasa, 14 Mei 2024, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (Perseroan) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Rapat), yang diadakan di Gedung Kalbe Business Innovation Center, Ruang Auditorium, Lantai 4, Jl. Pulogadung No.23, RW.9, Jatinegara, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta-13930. Dalam Rapat tersebut, membicarakan dan membahas 5 mata acara Rapat, serta menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:Mata Acara Pertama:Persetujuan dan pengesahan laporan tahunan Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, termasuk didalamnya laporan kegiatan Perseroan, laporan pengawasan Dewan Komisaris dan laporan keuangan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam laporan tahunan tersebut.Mata Acara Kedua:Persetujuan penggunaan laba tahun berjalan Perseroan pada tahun buku 2023, sebesar Rp449.634.240.000 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang 2.708.640.000 saham, sehingga setiap saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp166.Mata Acara Ketiga:Mengangkat:Bapak Vidjongtius sebagai Presiden KomisarisIbu Angelique Aryanto sebagai KomisarisMengangkat kembali:Bapak Sanadi Boenjamin sebagai KomisarisIbu Lucky Surjadi Slamet sebagai Komisaris IndependenBapak Pre Agusta Suswantoro sebagai Komisaris IndependenBapak Jos Iwan Atmadjaja sebagai Presiden DirekturBapak Stanley Handiono Angkasa sebagai DirekturBapak Budiyanto Bambang sebagai DirekturIbu Phing Phing Lieana Kusmiantoro sebagai DirekturMenetapkan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan, dengan masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2027Mata Acara Keempat:Persetujuan terhadap penentuan gaji dan/atau honorarium anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.Mata Acara Kelima:Pemberian wewenang kepada kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Terdaftar (termasuk Akuntan Publik yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik Terdaftar) yang akan mengaudit/memeriksa buku dan catatan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, serta penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti apabila Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang semula ditunjuk tidak dapat menjalankan tugasnya, dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit dan peraturan perundang-undangan yang berlakuTentang EnsevalEnseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.700 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh principal-principal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 3 Pusat Distribusi yang terletak di Jakarta, Cikarang dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 23 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 9 entitas anak yang beroperasional di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan, jasa pelayanan kesehatan dan pengangkutan.Jakarta, 14 Mei 2024 

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 10,18 PERSEN PADA TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2024.

30 Apr 2024

Jakarta, 18 April 2024, Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (Perseroan) Tanggal 31 Maret 2024 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada triwulan pertama tahun 2024, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp7.976,52 miliar atau bertumbuh sebesar 10,18% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada triwulan pertama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp7.239,58 miliar.Beban Pokok Penjualan Perseroan pada triwulan pertama tahun 2024 tercatat sebesar Rp7.136,51 miliar meningkat sebesar 10,85% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp6.437,70 miliar.Dengan demikian Perseroan berhasil mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp840,01 miliar pada triwulan pertama tahun 2024, bertumbuh sebesar 4,76% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada triwulan pertama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp801,88 miliar.Pada triwulan pertama tahun 2024, Beban Usaha Perseroan tercatat sebesar Rp493,09 miliar, yang terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp436,49 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp56,60 miliar, atau meningkat 5,10% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2023. Dengan demikian Perseroan mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp346,92 miliar, meningkat sebesar 4,27% jika dibandingkan dengan Laba Usaha pada triwulan pertama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp332,72 miliar.Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan Perseroan pada triwulan pertama tahun 2024 tercatat sebesar Rp354,30 miliar meningkat sebesar 3,06% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Komposisi Pendapatan (Beban) Lain-lain terdiri dari Pendapatan keuangan sebesar Rp5,48 miliar, Beban keuangan sebesar Rp3,89 miliar, Pendapatan operasi lainnya sebesar Rp10,12 miliar, Beban pajak final sebesar Rp1,16 miliar, Bagian laba neto pada entitas asosiasi sebesar Rp2,48 miliar dan Beban operasi lainnya yang tercatat sebesar Rp5,63 miliar.Beban Pajak Penghasilan Perseroan pada triwulan pertama tahun 2024 tercatat sebesar Rp76,21 miliar meningkat 3,09% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp73,93 miliar.Sehingga Perseroan dapat mencatatkan Laba Periode Berjalan sebesar Rp278,09 miliar pada triwulan pertama tahun 2024, meningkat sebesar 3,06% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp269,84 miliar.Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat sebesar 11,10%, dari Rp10,96 triliun menjadi Rp12,17 triliun. Total Liabilitas Perseroan meningkat sebesar 25,63% dari Rp3,66 triliun per tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp4,60 triliun di triwulan pertama tahun 2024. Sehingga Total Ekuitas Perseroan meningkat 3,81% dari Rp7,30 triliun menjadi Rp7,58 triliun di triwulan pertama tahun 2024.Kinerja Masing - Masing DivisiSaat ini Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak serta Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan.Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 40,22%. Pada triwulan pertama tahun 2024, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp3.208,10 miliar atau meningkat sebesar 5,97% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 32,32%. Sampai dengan triwulan pertama tahun 2024, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.578,26 miliar atau bertumbuh sebesar 20,83% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1.208,47 miliar pada triwulan pertama tahun 2024 dengan kontribusi sebesar 15,15% dan mengalami peningkatan sebesar 15,46% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.• Divisi Bahan Baku mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp557,39 miliar pada triwulan pertama tahun 2024, menurun 10,57% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, serta memberikan kontribusi sebesar 6,99%.• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 4,95% pada triwulan pertama tahun 2024, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp395,18 miliar, meningkat 6,08% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. • Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp13,96 miliar, meningkat 13,82% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp12,27 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,18% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.• Penjualan Neto dari Divisi Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan tercatat sebesar Rp15,16 miliar, menurun 36,01% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Divisi ini memberikan kontribusi sebesar 0,19%.Tentang Enseval Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.600 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh principal-principal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 3 Pusat Distribusi yang terletak di Jakarta, Cikarang dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 23 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 9 entitas anak, yang beroperasional di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan, jasa pelayanan kesehatan dan pengangkutan.

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 1,71 PERSEN PADA AKHIR TAHUN 2023.

28 Mar 2024

Jakarta, 28 Maret 2024, Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (Perseroan) Tanggal 31 Desember 2023 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada akhir tahun 2023, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp28.507,87 miliar atau bertumbuh sebesar 1,71% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada akhir tahun 2022.Sementara itu Laba Periode Berjalan Perseroan tercatat sebesar Rp688,37 miliar, turun 18,30% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp842,59 miliar, hal ini tidak terlepas dari kondisi perekonomian dan pasar yang begitu dinamis, Perseroan meyakini bahwa industri kesehatan akan tetap bertumbuh dalam jangka panjang terlepas adanya tantangan yang ada.Pertumbuhan penjualan Neto Perseroan didukung dari kinerja masing-masing divisi yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak serta Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan.Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 41,63%. Pada akhir tahun 2023, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp11.866,90 miliar atau meningkat sebesar 3,92% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022.Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 32,25%. Sampai dengan akhir tahun 2023, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp9.194,65 miliar atau bertumbuh sebesar 9,28% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022.Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp3.558,40 miliar pada akhir tahun 2023 dengan kontribusi sebesar 12,48% dan mengalami penurunan 14,11% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022.Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp2.237,28 miliar pada akhir tahun 2023, atau turun sebesar 10,67% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, serta memberikan kontribusi sebesar 7,85%.Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 5,28% pada akhir tahun 2023, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp1.506,21 miliar, meningkat 4,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp51,22 miliar, meningkat 6,21% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,18% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.Penjualan Neto dari Divisi Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan tercatat sebesar Rp93,22 miliar, meningkat 53,92% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022. Divisi Jasa Layanan kesehatan dan Pengangkutan memberikan kontribusi sebesar 0,33% terhadap total penjualan Neto Perseroan.Tentang Enseval Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan saat ini telah memiliki lebih dari 4.700 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh principal-principal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 3 Pusat Distribusi yang terletak di Jakarta, Cikarang dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 24 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 9 entitas anak, yang beroperasional di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan, jasa pelayanan kesehatan dan pengangkutan.
Elsa
Typically replies within an hour
Hi there 👋

How can I help you?
Start Chat