PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk DAN ENTITAS ANAK MENINGKAT 8,4% PADA AKHIR TAHUN 2016

Jakarta, 31 Maret 2017 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anak Tanggal 31 Desember 2016 (Diaudit), dengan ini Perseroan mengumumkan bahwa Perseroan berhasil mencatat peningkatan Penjualan Neto pada akhir tahun 2016 sebesar 8,4%, dari Rp17.476,10 miliar pada akhir tahun 2015 menjadi Rp18.936,24 miliar pada akhir tahun 2016.

Sementara Beban Pokok Penjualan Perseroan sendiri mengalami pertumbuhan sebesar 9,1%, menjadi Rp16.758,99 miliar pada akhir tahun 2016, dari Rp15.366,26 miliar pada akhir tahun 2015. Rasio Beban Pokok Penjualan terhadap Penjualan Neto pada akhir tahun 2016 tercatat 88,5%, naik 0,6% jika dibandingkan pada akhir tahun 2015 yang tercatat sebesar 87,9%.

Dengan demikian, Laba Bruto yang berhasil dicatatkan oleh Perseroan pada akhir tahun 2016 sebesar Rp2.177,24 miliar, meningkat 3,2%, jika dibandingkan dengan Laba Bruto pada akhir tahun 2015 sebesar Rp2.109,84 miliar.

Beban Usaha pada akhir tahun 2016 tercatat sebesar Rp1.503,57 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp1.308,23 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp195,34 miliar. Dengan demikian, Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha pada akhir tahun 2016 sebesar Rp673,67 miliar

Pada akhir tahun 2016, Perseroan juga mencatatkan: Pendapatan Keuangan sebesar Rp71,01 miliar, Beban Keuangan sebesar Rp10,76 miliar, Pendapatan Operasi Lainnya sebesar Rp35,24 miliar, serta Beban Operasi Lainnya sebesar Rp9,00 miliar. Pada akhir tahun 2016 Perseroan juga mencatatkan Beban Pajak Penghasilan Neto sebesar Rp189,46 miliar. Dengan demikian pada akhir tahun 2016, Perseroan mencatatkan Laba Periode Berjalan sebesar Rp556,12 miliar, meningkat sebesar 1,6% jika dibandingkan dengan Laba Periode Berjalan pada akhir tahun 2015 sebesar Rp547,17 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2016 dengan dengan tanggal 31 Desember 2015, Total Aset Perseroan meningkat menjadi Rp7.087,27 miliar dari Rp6.747,94 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 5,00%. Total Liabilitas Perseroan turun sebesar 7,9% dari Rp2.677,69 miliar sampai dengan akhir tahun 2015 menjadi Rp2.467,29 miliar sampai dengan akhir tahun 2016. Total Ekuitas Perseroan meningkat 13,5% dari Rp4.070,25 miliar di akhir tahun 2015 menjadi Rp4.619,98 miliar sampai dengan akhir tahun 2016.

 

Kinerja Masing – Masing Divisi

Perseroan mempunyai 7 (tujuh) Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku, untuk dijual Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak, serta Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 42,83%. Pada akhir tahun 2016 Divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp8.110,57 miliar.
  • Divisi Obat dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi sebesar 26,84%. Pada tanggal 31 Desember 2016, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp5.082,83 miliar.
  • Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.978,95 miliar pada akhir tahun 2016 dengan kontribusi sebesar 15,73%.
  • Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp1.419,45 miliar pada akhir tahun 2016, serta memberikan kontribusi sebesar 7,50%.
  • Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 6,88% pada akhir tahun 2016, dengan angka Penjualan Neto tercatat sebesar Rp1.302,59 miliar. Bertumbuh sebesar 20,37% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
  • Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp34,70 miliar pada akhir tahun 2016 serta memberikan kontribusi sebesar 0,18% terhadap Total Penjualan Neto.
  • Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,16 miliar, memberikan kontribusi sebesar 0,04% terhadap Total Penjualan Neto. Bertumbuh sebesar 10,58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


Tentang Enseval

Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak tahun 1973 dan mempunyai lebih dari 6.000 karyawan. Enseval menjadi Perusahan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk    (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan mempunyai  jaringan distribusi yang luas dengan 2 Regional Distribution Center (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 46 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia dan 26 cabang lainnya melalui  Anak Perusahaan, PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan mempunyai 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Baca Juga

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 7,9% PADA TRIWULAN PERTAMA 2019

April 30, 2019

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Maret 2019 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada triwulan pertama tahun 2019, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp5.108,52 miliar atau bertumbuh sebesar 7,9%

Selanjutnya

LABA TAHUN BERJALAN BERTUMBUH SEBESAR 16,3% PADA SEMESTER PERTAMA 2016

Juli 29, 2016

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 30 Juni 2016 dan Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada semester pertama 2016, laba tahun berjalan Perseroan tercatat sebesar Rp262,82 miliar atau bertumbuh sebesar 16,3% jika dibandingkan dengan laba tahun berjalan pada semester pertama 2015 yang tercatat sebesar Rp226,05 miliar.

Selanjutnya