Penjualan Neto PT Enseval Putera Megatrading Tbk bertumbuh sebesar 8,9% pada triwulan ketiga 2019.

Jakarta, 31 Oktober 2019 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 30 September 2019 dan Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada Triwulan Ketiga 2019, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp16.480,78 miliar atau bertumbuh sebesar 8,9% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada Triwulan Ketiga 2018 yang tercatat sebesar Rp15.128,09 miliar.

Beban Pokok Penjualan Perseroan pada Triwulan Ketiga 2019 tercatat sebesar Rp14.641,37 miliar meningkat sebesar 9,6% jika dibandingkan dengan Triwulan Ketiga pada tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp13.359,81 miliar.

Dengan demikian Perseroan berhasil mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp1.839,41 miliar pada Triwulan Ketiga 2019, bertumbuh sebesar 4,0% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada Triwulan Ketiga tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp1.768,28 miliar.

Pada Triwulan Ketiga 2019, Beban Usaha Perseroan tercatat sebesar Rp1.266,93 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp1.101,57 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp165,35 miliar, atau meningkat 8,9% jika dibandingkan dengan Triwulan Ketiga pada tahun 2018. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp572,48 miliar, turun 5,4% jika dibandingkan dengan Laba Usaha pada Triwulan Ketiga 2018 yang tercatat sebesar Rp605,38 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 30 September 2019 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2018 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp8,32 triliun menjadi Rp8,37 triliun atau meningkat 0,6%. Total Liabilitas Perseroan menurun sebesar 7,4% dari Rp2,54 triliun per tanggal 31 Desember 2018 menjadi Rp2,35 triliun di Triwulan Ketiga tahun 2019. Total Ekuitas Perseroan meningkat 4,1% dari Rp5,79 triliun menjadi Rp6,03 triliun.

Kinerja Masing – Masing Divisi
Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 43,16%. Pada Triwulan Ketiga 2019, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp7.113,21 miliar atau bertumbuh sebesar 7,99% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 27,14%. Sampai dengan tanggal 30 September 2019, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp4.472,23 miliar atau bertumbuh sebesar 8,49% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2018.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.471,21 miliar pada Triwulan Ketiga 2019 dengan kontribusi sebesar 14,99% dan mengalami peningkatan sebesar 4,26% jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama di tahun 2018.
• Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp1.426,40 miliar pada Triwulan Ketiga 2019, atau meningkat 23,37% dibandingkan periode yang sama di tahun 2018, serta memberikan kontribusi sebesar 8,65%.
• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 5,86% pada Triwulan Ketiga 2019, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp965,32 miliar, meningkat sebesar 11,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018.
• Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp27,97 miliar, meningkat 14,50% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp24,43 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,17% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
• Penjualan Neto dari Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan tercatat sebesar Rp4,43 miliar, meningkat 2,61% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4,32 miliar. Kontribusi divisi ini terhadap total Penjualan Neto Perseroan adalah sebesar 0,03%.

Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 29 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya dan juga 179 Strategic Alliance Partner. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Baca Juga

LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN 2008 & PRESS RELEASE

Mei 30, 2014

Laporan Keuangan Tahunan Perseroan Tahun 2008 telah tersedia di web site kami bagian Informasi untuk Investor dan Laporan Triwulan.

Selanjutnya

Dua Tahun Peluncuran Garnier Skin Naturals di Indonesia

Mei 30, 2014

Dalam kunjungan dinasnya ke Indonesia, Bapak J. Zaumseil – Managing Director L’oreal Asia berkesempatan mengadakan jamuan makan malam bersama dengan Direktur dari PT. Enseval Putera Megatrading Tbk. Acara santap malam tanggal 23 Maret ’09 yang lalu berkenaan dengan peringatan diluncurkannya brand

Selanjutnya