PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 7,9% PADA TRIWULAN PERTAMA 2019

PRESS RELEASE

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK

BERTUMBUH SEBESAR 7,9% PADA TRIWULAN PERTAMA 2019

Press Release No.325/EPM/CSEC/IV/2019

 

 

Jakarta, 30 April 2019 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Maret 2019 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada triwulan pertama tahun 2019, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp5.108,52 miliar atau bertumbuh sebesar 7,9% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada triwulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4.734,36 miliar. Beban Pokok Penjualan Perseroan tercatat sebesar Rp4.531,94 miliar, bertumbuh sebesar 8,2% dibandingkan dengan Beban Pokok Penjualan Perseroan pada triwulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp4.187,06 miliar. Sehingga Perseroan dapat mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp576,58 miliar, bertumbuh sebesar 5,4% dibandingkan dengan Laba Bruto pada triwulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp547,30 miliar.

 

Pada triwulan pertama tahun 2019 Beban Usaha Perusahaan tercatat sebesar Rp418,66 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp363,56 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp55,10 miliar, atau naik 6,3% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp393,93 miliar. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp157,92 miliar.

 

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Maret 2019 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2018 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp8,32 triliun menjadi Rp8,71 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 4,6%. Total Liabilitas Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 9,7% dari Rp2,54 triliun sampai dengan 31 Desember 2018 menjadi Rp2,78 triliun di triwulan pertama tahun 2019. Total Ekuitas Perseroan meningkat 2,4% dari Rp5,79 triliun menjadi Rp5,92 triliun.

 

Kinerja Masing – Masing Divisi

Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 42,78%. Pada triwulan pertama tahun 2019, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.185,49 miliar atau bertumbuh sebesar 6,85% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018.
  • Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 28,85%. Sampai dengan triwulan pertama tahun 2019, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1.473,59 miliar atau bertumbuh sebesar 7,21% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018.
  • Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp792,61 miliar pada triwulan pertama tahun 2019 dengan kontribusi sebesar 15,52% dan meningkat sebesar 8,13% jika dibandingkan dengan dengan triwulan pertama tahun 2018.
  • Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp436,09 miliar pada triwulan pertama tahun 2019, bertumbuh sebesar 14,49% dibanding dengan triwulan pertama tahun 2018. serta memberikan kontribusi sebesar 8,54% terhadap Penjualan Neto Perseroan.
  • Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 4,11% pada triwulan pertama tahun 2019, dengan Penjualan Neto tercatat sebesar Rp209,74 miliar, meningkat sebesar 10,00% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018.
  • Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp9,21 miliar, meningkat sebesar 9,09% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp8,45 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,18% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
  • Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 0,03% terhadap Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp1,78 miliar, meningkat sebesar 19,50% jika dibandingkan dengan triwulan pertama tahun 2018.

 

Tentang Enseval

Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 28 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

 

 

Jakarta, 30 April 2019

Baca Juga

LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2008 YANG TELAH DIAUDIT

Maret 24, 2009

Perseroan akan menerbitkan Laporan Keuangan Tahun 2008 yang telah diaudit pada tanggal 31 Maret 2009

Selanjutnya

LABA BRUTO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 14,8% PADA TRIWULAN PERTAMA 2018

April 30, 2018

Perseroan berhasil mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp547,30 miliar pada triwulan pertama 2018, bertumbuh sebesar 14,8% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada triwulan pertama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp476.79 miliar.

Selanjutnya