PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 7,9% PADA AKHIR TAHUN 2019

Jakarta, 3 April 2020 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Desember 2019 dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada akhir tahun 2019, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp22.226,91 miliar atau bertumbuh sebesar 7,9% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada akhir tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp20.604,49 miliar.

Beban Pokok Penjualan Perseroan pada Akhir tahun 2019 tercatat sebesar Rp19.771,99 miliar meningkat sebesar 8,6% jika dibandingkan dengan Akhir tahun pada tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp18.207,49 miliar.

Dengan demikian Perseroan berhasil mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp2.454,92 miliar pada Akhir tahun 2019, bertumbuh sebesar 2,4% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada Akhir tahun tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp2.397,00 miliar.

Pada Akhir tahun 2019, Beban Usaha Perseroan tercatat sebesar Rp1.727,31 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp1.504,82 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp222,49 miliar, atau meningkat 10,1% jika dibandingkan dengan Akhir tahun pada tahun 2018. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp727,62 miliar, turun 12,1% jika dibandingkan dengan Laba Usaha pada akhir tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp828,10 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2019 (Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2018 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp8,32 triliun menjadi Rp8,70 triliun atau meningkat 4,6%. Total Liabilitas Perseroan meningkat sebesar 1,6% dari Rp2,54 triliun per tanggal 31 Desember 2018 menjadi Rp2,58 triliun di Akhir tahun tahun 2019. Sehingga Total Ekuitas Perseroan meningkat 5,9% dari Rp5,79 triliun menjadi Rp6,13 triliun.

Kinerja Masing – Masing Divisi
Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 42,88%. Pada Akhir tahun 2019, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp9.531,47 miliar atau bertumbuh sebesar 9,58% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 28,26%. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2019, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp6.282,07 miliar atau bertumbuh sebesar 10,16% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.933,92 miliar pada Akhir tahun 2019 dengan kontribusi sebesar 13,20% dan mengalami penurunan sebesar 3,26% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
• Divisi Bahan Baku mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp1.808,80 miliar pada Akhir tahun 2019, atau meningkat 3,46% dibandingkan dengan tahun 2018, serta memberikan kontribusi sebesar 8,14%.
• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 7,29% pada Akhir tahun 2019, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp1.621,22 miliar, meningkat sebesar 17,36% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
• Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp43,67 miliar, meningkat 24,13% jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp35,18 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,20% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
• Penjualan Neto dari Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan tercatat sebesar Rp5,76 miliar, turun 7,79% jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp6,25 miliar. Kontribusi divisi ini terhadap total Penjualan Neto Perseroan adalah sebesar 0,03%.

Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 29 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Jakarta, 3 April 2020

Baca Juga

Enseval Basic Salesmanship Training

April 14, 2008

Eksistensi sebuah organisasi sangat ditentukan dari kemampuannya menjaga dan meningkatkan pertumbuhan bisnis. Di sebuah perusahaan distribusi, sales people merupakan salah satu ujung tombak perusahaan dan memiliki peran strategis untuk mencapai pertumbuhan bisnis.

Selanjutnya

LABA TAHUN BERJALAN MENINGKAT 7,05% PADA AKHIR TAHUN 2015, PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk MEMBAGIKAN DIVIDEN TUNAI SEBESAR RP 5,- PER LEMBAR SAHAM

Mei 27, 2016

Perseroan berhasil meraih peningkatan Laba Tahun Berjalan sebesar 7,05%, menjadi Rp Rp547,17 miliar dari Rp511,12 miliar pada tahun 2014. Untuk itu, berdasarkan hasil keputusan RUPST, Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp5,- per lembar saham kepada pemegang 2.708.640.000 saham.

Selanjutnya