PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 4,8% PADA AKHIR TAHUN 2018

Jakarta, 29 Maret 2019 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Desember 2018 dan Untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut (Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada akhir tahun 2018, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp20.604,49 miliar atau bertumbuh sebesar 4,8% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp19.669,10 miliar. Beban Pokok Penjualan Perseroan tercatat sebesar Rp18.207,49 miliar, bertumbuh sebesar 3,8% dibandingkan dengan Beban Pokok Penjualan Perseroan pada akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp17.534,91 miliar. Sehingga Perseroan dapat mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp2.397,00 miliar, bertumbuh sebesar 12,3% dibandingkan dengan Laba Bruto pada akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp2.134,19 miliar.

 

Pada akhir tahun 2018 Beban Usaha Perusahaan tercatat sebesar Rp1.568,90 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp1.362,20 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp206,70 miliar, atau naik 4,7% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1.498,26 miliar. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp828,10 miliar.

 

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2018 (Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp7,43 triliun menjadi Rp8,32 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 12,1%. Total Liabilitas Perseroan meningkat sebesar 10,5% dari Rp2,30 triliun sampai dengan 31 Desember 2017 menjadi Rp2,54 triliun di akhir tahun 2018. Total Ekuitas Perseroan meningkat 12,8% dari Rp5,13 triliun menjadi Rp5,79 triliun.

 

Kinerja Masing – Masing Divisi

Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 42,21%. Pada akhir tahun 2018, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp8.698,00 miliar atau bertumbuh sebesar 4,60% jika dibandingkan dengan tahun 2017.
  • Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 27,68%. Sampai dengan akhir tahun 2018, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp5.702,42 miliar atau bertumbuh sebesar 2,55% jika dibandingkan dengan tahun 2017.
  • Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp3.032,82 miliar pada akhir tahun 2018 dengan kontribusi sebesar 14,72% dan meningkat sebesar 3,01% jika dibandingkan dengan dengan tahun 2017.
  • Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp1.748,38 miliar pada akhir tahun 2018, bertumbuh sebesar 18,04% dibanding dengan tahun 2017. serta memberikan kontribusi sebesar 8,49% terhadap Penjualan Neto Perseroan.
  • Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 6,70% pada akhir tahun 2018, dengan Penjualan Neto tercatat sebesar Rp1.381,43 miliar, meningkat sebesar 4,42% jika dibandingkan dengan tahun 2017.
  • Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp35,18 miliar, turun sebesar 3,84% jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp36,59 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,17% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
  • Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 0,03% terhadap Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp6,25 miliar, turun sebesar 21,21% jika dibandingkan dengan tahun 2017.

 

Tentang Enseval

Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 48 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 28 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

 

 

Jakarta, 29 Maret 2019

Baca Juga

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 4,5% PADA TRIWULAN KE TIGA 2017

Oktober 31, 2017

Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp14.564,58 miliar atau bertumbuh sebesar 4,5% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada Triwulan ke tiga 2016 yang tercatat sebesar Rp13.940,16 miliar.

Selanjutnya

Warehouse Safety Management Training

Mei 30, 2014

“Utamakan Selamat”, merupakan ungkapan yang tidak asing lagi dalam dunia kerja. Unsur keselamatan merupakan prioritas kerja dengan tujuan meminimalisasi kecelakaan dan kerugian yang dapat timbul. Tim RDC dan Logistik cabang di EPM juga sangat peduli dengan keselama

Selanjutnya