Penjualan Neto Bertumbuh Sebesar 11,86%

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK, BERTUMBUH SEBESAR 11,86% PADA AKHIR TRIWULAN III TAHUN 2014

Press Release No.003/EPM/CSEC/X/2014

Jakarta, 31 Oktober 2014 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 30 September 2014 dan Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada akhir triwulan III tahun 2014, penjualan neto Perseroan bertumbuh sebesar 11,86% jika dibandingkan dengan penjualan neto pada akhir triwulan III tahun 2013.

Penjualan neto Perseroan pada tanggal 30 September 2014 tercatat sebesar Rp12.479,94 miliar, dibandingkan dengan penjualan neto pada periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp11.156,6 miliar. Sedangkan Laba tahun berjalan pada tanggal 30 september 2014 tercatat sebesar Rp355,04 miliar, meningkat sebesar 22,34% jika dibandingkan dengan laba tahun berjalan pada periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp290.21 miliar.

Keberhasilan Perseroan menekan peningkatan beban pokok penjualan agar tetap berada di bawah persentase peningkatan penjualan neto Perseroan, menghasilkan peningkatan laba bruto. Laba bruto Perseroan pada tanggal 30 September 2014 tercatat sebesar Rp1.397,55 miliar, meningkat sebesar 13,61% jika dibandingkan dengan laba bruto pada periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp1.230,16 miliar. Sedangkan beban pokok penjualan Perseroan pada tanggal 30 September 2014 tercatat sebesar Rp11.082,39 miliar, meningkat sebesar 11,65%, sedikit di bawah peningkatan penjualan neto.

Beban usaha Perseroan pada tanggal 30 September 2014 mengalami peningkatan. Beban usaha pada tanggal 30 September 2014 tercatat sebesar Rp938,86 miliar, meningkat sebesar 13,2% jika dibandingkan dengan beban usaha pada periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp829,35 miliar. Peningkatan beban usaha Perseroan disebabkan karena peningkatan pada beban penjualan Perseroan. Kenaikan beban penjualan Perseroan disebabkan 2 (dua) Komponen besar pada beban penjualan mengalami peningkatan signifikan. Kedua Komponen besar tersebut yaitu komponen biaya gaji, upah dan kesejahteraan karyawan dan komponen biaya pengangkutan dan pengiriman. Komponen biaya gaji, upah dan kesejahteraan karyawan meningkat sebesar 20,55%. Sedangkan komponen biaya pengangkutan dan pengiriman meningkat sebesar 8,17%. Beban Usaha Perseroan pada akhir triwulan III tahun 2014 terdiri dari beban penjualan sebesar Rp798,04 miliar dan beban umum dan administrasi sebesar Rp140,82 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 30 September 2014 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2013 (Diaudit), total aset Perseroan meningkat dari Rp5,53 triliun menjadi Rp6,01 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 8,63%. Total Liabilitas Perseroan meningkat sebesar 4,91% dari Rp2,49 triliun sampai dengan akhir tahun 2013 menjadi Rp2,61 triliun sampai dengan akhir triwulan III tahun 2014. Total Ekuitas Perseroan meningkat 11,68% dari Rp3,04 triliun menjadi Rp3,39 triliun.

Kinerja Masing – Masing Divisi

Perseroan mempunyai 6 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kedokteran, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut :
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total penjualan neto, yaitu sebesar 44,91%. Pada akhir tahun triwulan III tahun 2014, divisi ini berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp5.605,28 miliar atau bertumbuh sebesar 14,94% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 28,29%. Pada tanggal 30 September 2014, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp3.530,57 miliar atau bertumbuh sebesar 10,75% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2013.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp1.935,48 miliar pada akhir triwulan III tahun 2014 dengan kontribusi sebesar 15,51%, dan mengalami pertumbuhan sebesar 7,91% jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama di tahun 2013.
• Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan penjualan neto sebesar Rp980,42 miliar pada akhir triwulan III tahun 2014, atau meningkat 24,8% dibandingkan periode yang sama di tahun 2013, serta memberikan kontribusi sebesar 7,86%.
• Divisi Peralatan Kedokteran memberikan kontribusi sebesar 3,12% pada akhir triwulan III tahun 2014, dengan angka penjualan neto tercatat sebesar Rp389,36 miliar, menurun sebesar 18,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013.
• Penjualan neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp34,81 miliar, meningkat sebesar 12,28% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp31 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,28% terhadap total penjualan neto Perseroan.
• Meskipun masih memberikan kontribusi yang kecil, Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan kembali mengalami pertumbuhan penjualan neto. Pada akhir triwulan III tahun 2014, angka penjualan neto dari divisi ini tercatat sebesar Rp4,03 miliar, meningkat 34,64% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp3 miliar. Kontribusi divisi ini terhadap total penjualan neto Perseroan adalah 0,03%.

Tentang Enseval

Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan mempunyai lebih dari 7.000 karyawan. Enseval menjadi Perusahan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan mempunyai jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 45 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia dan 24 cabang lainnya melalui Anak Perusahaan, PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan mempunyai 5 Anak Perusahan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Jakarta, 31 Oktober 2014

Baca Juga

PENJUALAN NETO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 4,3% PADA SEMESTER PERTAMA 2017

Juli 31, 2017

Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp9.804,43 miliar atau bertumbuh sebesar 4,3% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada semester pertama 2016 yang tercatat sebesar Rp9.398,71 miliar.

Selanjutnya

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan “Wadhika” PT. EPM XXII – 2007

Juli 31, 2008

Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan atau yang lebih dikenal “RAT” – Koperasi Karyawan (Kopkar) Wadhika PT. EPM ke XXII tahun 2007 kali ini digelar di luar kota, tepatnya di Hotel Grand Jaya Raya, Cipayung Puncak Bogor, tanggal 26 – 27 Januari 2008. Tema RAT&nb

Selanjutnya