LABA TAHUN BERJALAN BERTUMBUH SEBESAR 16,3% PADA SEMESTER PERTAMA 2016

LABA TAHUN BERJALAN PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK DAN ENTITAS ANAKNYA (“PERSEROAN”) BERTUMBUH SEBESAR 16,3% PADA SEMESTER PERTAMA 2016

Jakarta, 29 Juli 2016 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 30 Juni 2016 dan Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada semester pertama 2016, laba tahun berjalan Perseroan tercatat sebesar Rp262,82 miliar atau bertumbuh sebesar 16,3% jika dibandingkan dengan laba tahun berjalan pada semester pertama 2015 yang tercatat sebesar Rp226,05 miliar.

Pertumbuhan laba tahun berjalan Perseroan tidak lepas dari pertumbuhan penjualan neto Perseroan pada semester pertama 2016. Penjualan neto Perseroan pada semester pertama 2016 tercatat sebesar Rp9.398,71 miliar, bertumbuh sebesar 11,7% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp8.414,71 miliar.

Beban pokok penjualan Perseroan meningkat sebesar 11,9%, sedikit di atas peningkatan penjualan neto Perseroan. Pada semester pertama 2016, beban pokok penjualan Perseroan tercatat sebesar Rp8.336,10 miliar, sedangkan pada semester pertama 2015, tercatat sebesar Rp7.452,57 miliar. Oleh karena itu, pada semester pertama 2016 Perseroan menghasilkan pertumbuhan laba bruto sebesar 10,4% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2016, laba bruto Perseroan tercatat sebesar Rp1.062,61 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun 2015, laba bruto Perseroan tercatat sebesar Rp962,14 miliar.

Beban Usaha pada semester pertama tahun 2016 tercatat sebesar Rp752,26 miliar, terdiri dari beban penjualan sebesar Rp654,03 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp98,23 miliar. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp310,35 miliar, meningkat sebesar 4,9% jika dibandingkan dengan Laba Usaha pada periode yang sama di tahun 2015 sebesar Rp295,91 miliar.

Pendapatan keuangan Perseroan pada semester pertama 2016 tercatat sebesar Rp37,25 miliar, Beban keuangan sebesar Rp5,70 miliar, Pendapatan Operasional Lainnya tercatat sebesar Rp20,35 miliar, Beban Pajak Final sebesar Rp7,87 miliar, serta Beban Operasi Lainnya sebesar Rp5,42 miliar. Sehingga Perseroan dapat mencatatkan Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan sebesar Rp348,96 miliar. Dan Beban Pajak Penghasilan Neto Perseroan pada semester pertama 2016 tercatat sebesar Rp86,14 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 30 Juni 2016 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 (Diaudit), total aset Perseroan meningkat dari Rp6,75 triliun menjadi Rp7,07 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 4,8%. Total liabilitas Perseroan meningkat sebesar 2,4% dari Rp2,68 triliun sampai dengan akhir tahun 2015 menjadi Rp2,74 triliun di semester pertama 2016. Total ekuitas Perseroan meningkat 6,3% dari Rp4,07 triliun menjadi Rp4,33 triliun.

Kinerja Masing – Masing Divisi
Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total penjualan neto, yaitu sebesar 43,43%. Pada semester pertama 2016, divisi ini berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp4.082,17 miliar atau bertumbuh sebesar 14,02% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2015.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 27,26%. Sampai dengan tanggal 30 Juni 2016, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp2.562,07 miliar atau bertumbuh sebesar 10,05% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2015.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp1.540,02 miliar pada semester pertama 2016 dengan kontribusi sebesar 16,39% dan mengalami pertumbuhan sebesar 5,99% jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama di tahun 2015.
• Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan penjualan neto sebesar Rp706,56 miliar pada semester pertama 2016, atau bertumbuh 5,58% dibandingkan periode yang sama di tahun 2015, serta memberikan kontribusi sebesar 7,52%.
• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 5,18% pada semester pertama 2016, dengan angka penjualan neto tercatat sebesar Rp486,64 miliar, meningkat sebesar 35,09% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015.
• Penjualan neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp17,41 miliar, turun sebesar 15,87% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp20,69 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,19% terhadap total penjualan neto Perseroan.
• Meski hanya memberikan kontribusi yang kecil, Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan kembali mengalami pertumbuhan penjualan neto yang baik. Pada semester pertama 2016, angka penjualan neto dari divisi ini tercatat sebesar Rp3,85 miliar, meningkat sebesar 15,25% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp3,34 miliar. Kontribusi divisi ini terhadap total penjualan neto Perseroan adalah 0,04%.

Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 6.400 karyawan. Enseval menjadi Perusahan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan mempunyai jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 46 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 25 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Baca Juga

Dua Tahun Peluncuran Garnier Skin Naturals di Indonesia

Mei 30, 2014

Dalam kunjungan dinasnya ke Indonesia, Bapak J. Zaumseil – Managing Director L’oreal Asia berkesempatan mengadakan jamuan makan malam bersama dengan Direktur dari PT. Enseval Putera Megatrading Tbk. Acara santap malam tanggal 23 Maret ’09 yang lalu berkenaan dengan peringatan diluncurkannya brand

Selanjutnya

LABA TAHUN BERJALAN MENINGKAT 7,05% PADA AKHIR TAHUN 2015, PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk MEMBAGIKAN DIVIDEN TUNAI SEBESAR RP 5,- PER LEMBAR SAHAM

Mei 27, 2016

Perseroan berhasil meraih peningkatan Laba Tahun Berjalan sebesar 7,05%, menjadi Rp Rp547,17 miliar dari Rp511,12 miliar pada tahun 2014. Untuk itu, berdasarkan hasil keputusan RUPST, Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp5,- per lembar saham kepada pemegang 2.708.640.000 saham.

Selanjutnya