LABA BRUTO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK BERTUMBUH SEBESAR 14,8% PADA TRIWULAN PERTAMA 2018

Press Release
LABA BRUTO PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK
BERTUMBUH SEBESAR 14,8% PADA TRIWULAN PERTAMA 2018
Press Release No.274/EPM/CSEC/IV/2018

Jakarta, 30 April 2018 – Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Enseval Putera Megatrading Tbk dan Entitas Anaknya (“Perseroan”) Tanggal 31 Maret 2018 dan Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal Tersebut (Tidak Diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa pada triwulan pertama 2018, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp4.734,36 miliar atau bertumbuh sebesar 2,2% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada triwulan pertama 2017 yang tercatat sebesar Rp4.632,42 miliar.
Perseroan berhasil sedikit menekan Beban Pokok Penjualan, dimana pada triwulan pertama 2018 tercatat sebesar Rp4.187.06 miliar sedikit meningkat sebesar 0,8% jika dibandingkan dengan triwulan pertama pada tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp4.155.63 miliar.

Sehingga Perseroan berhasil mencatatkan Laba Bruto sebesar Rp547,30 miliar pada triwulan pertama 2018, bertumbuh sebesar 14,8% jika dibandingkan dengan dengan Laba Bruto pada triwulan pertama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp476.79 miliar.

Pada triwulan pertama 2018, Beban Usaha Perseroan tercatat sebesar Rp393,93 miliar, terdiri dari beban penjualan sebesar Rp340,67 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp53,26 miliar, atau meningkat 6,9% jika dibandingkan dengan triwulan pertama pada tahun 2017. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp153,37 miliar, meningkat 41,7% jika dibandingkan dengan Laba Usaha pada triwulan pertama 2017 yang tercatat sebesar Rp108,22 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Maret 2018 (Tidak Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp7,43 triliun menjadi Rp7,47 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 0,6%. Total Liabilitas Perseroan menurun sebesar 3,0% dari Rp2,30 triliun sampai dengan 31 Desember 2017 menjadi Rp2,23 triliun di triwulan pertama tahun 2018. Total Ekuitas Perseroan meningkat 2,3% dari Rp5,13 triliun menjadi Rp5,25 triliun.

Kinerja Masing – Masing Divisi

Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 43,20%. Pada triwulan pertama 2018, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.045,40 miliar atau bertumbuh sebesar 1,78% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 29,03%. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2018, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp1.374,48 miliar atau bertumbuh sebesar 2,55% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2017.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp733,00 miliar pada triwulan pertama 2018 dengan kontribusi sebesar 15,48% dan mengalami peningkatan sebesar 0,33% jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama di tahun 2017.
• Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp380,88 miliar pada triwulan pertama 2018, atau meningkat 7,46% dibandingkan periode yang sama di tahun 2017, serta memberikan kontribusi sebesar 8,05%.
• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 4,03% pada triwulan pertama 2018, dengan angka Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp190,67 miliar, meningkat sebesar 2,51% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017.
• Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp8,45 miliar, menurun 11,10% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp9,50 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,18% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
• Penjualan Neto dari Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan tercatat sebesar Rp1,49 miliar, menurun 19,17% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp1,84 miliar. Kontribusi divisi ini terhadap total Penjualan Neto Perseroan adalah sebesar 0,03%.

Tentang Enseval

Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 5.900 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 47 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 29 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya dan juga 180 strategic alliance partner. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Jakarta, 30 April 2018

Baca Juga

Tender Offer Statement By PT KALBE FARMA TBK To Acquire Shares Of PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING TBK

April 12, 2014

The Company convey Tender Offer Statement from PT Kalbe Farma Tbk of 725,239,000 (seven hundred twenty five million two hundred thirty nine thousand) shares

Selanjutnya

SUSUNAN DIREKSI & DEWAN KOMISARIS TERBARU

September 6, 2008

Berdasarkan RUPST tahun 2007 PT Enseval Putera Megatrading Tbk yang di adakan pada tanggal 23 Mei 2008. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut

Selanjutnya