HASIL RUPST 2018

PRESS RELEASE

PENJUALAN NETO PERSEROAN BERTUMBUH SEBESAR 3,9% PADA AKHIR TAHUN 2017,
PT ENSEVAL PUTERA MEGATRADING Tbk MEMBAGIKAN DIVIDEN TUNAI
SEBESAR RP 5,- PER LEMBAR SAHAM
Press Release No.278/EPMT/CSEC/V/2018

Jakarta, 15 Mei 2018 – Pada hari selasa, 15 Mei 2018, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (“Perseroan”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang diadakan di EPM Function Room, Gedung A Lantai II, Jalan Rawa Gelam IV Nomor 6, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Sebagaimana disampaikan oleh Presiden Direktur Perseroan, Bapak Djonny Hartono Tjahyadi, dalam Laporan Kinerja Perseroan selama tahun 2017, Penjualan Neto Perseroan tercatat sebesar Rp19.669,10 miliar atau bertumbuh sebesar 3,9% jika dibandingkan dengan Penjualan Neto pada akhir tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp18.936,24 miliar. Untuk itu, berdasarkan hasil keputusan RUPST, Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp5,- per lembar saham kepada pemegang 2.708.640.000 saham.

Sementara Beban Usaha Perusahaan berhasil ditekan, dimana Beban Usaha tercatat sebesar Rp1.498,26 miliar, terdiri dari Beban Penjualan sebesar Rp1.293,82 miliar dan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp204,45 miliar, atau turun 0,4% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp1.503,57 miliar. Dengan demikian Perseroan dapat mencatatkan Laba Usaha sebesar Rp635,93 miliar.

Dari perbandingan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 (Diaudit) dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan sampai dengan tanggal 31 Desember 2016 (Diaudit), Total Aset Perseroan meningkat dari Rp7,09 triliun menjadi Rp7,43 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 4,8%. Total Liabilitas Perseroan menurun sebesar 7,0% dari Rp2,47 triliun sampai dengan 31 Desember 2016 menjadi Rp2,30 triliun di akhir tahun 2017. Total Ekuitas Perseroan meningkat 11,1% dari Rp4,62 triliun menjadi Rp5,13 triliun.

KINERJA MASING – MASING DIVISI
Perseroan mempunyai 7 Divisi, yang terdiri dari Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan & Ternak dan Jasa Pelayanan Kesehatan.

Adapun rincian daripada kinerja masing-masing Divisi dalam Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
• Divisi Barang Konsumsi, merupakan divisi dengan kontribusi terbesar terhadap total Penjualan Neto, yaitu sebesar 42,28%. Pada akhir tahun 2017, divisi ini berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp8.315,74 miliar atau bertumbuh sebesar 2,53% jika dibandingkan dengan tahun 2016.
• Divisi Obat Dengan Resep Dokter, memberikan kontribusi kedua terbesar setelah Divisi Barang Konsumsi dengan kontribusi sebesar 28,27%. Sampai dengan akhir tahun 2017, Divisi Obat Dengan Resep Dokter berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp5.560,44 miliar atau bertumbuh sebesar 9,40% jika dibandingkan dengan tahun 2016.
• Divisi Obat Bebas, berhasil membukukan Penjualan Neto sebesar Rp2.944,23 miliar pada akhir tahun 2017 dengan kontribusi sebesar 14,97% dan turun sebesar 1,17% jika dibandingkan dengan dengan tahun 2016.
• Divisi Bahan Baku Untuk Dijual mencatatkan Penjualan Neto sebesar Rp1.481,19 miliar pada akhir tahun 2017, serta memberikan kontribusi sebesar 7,53% atau bertumbuh sebesar 4,35% dibanding dengan tahun 2016.
• Divisi Peralatan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 6,73% pada akhir tahun 2017, dengan Penjualan Neto tercatat sebesar Rp1.322,98 miliar, meningkat sebesar 1,57% jika dibandingkan dengan tahun 2016.
• Penjualan Neto dari Divisi Obat Hewan dan Ternak tercatat sebesar Rp36,59 miliar, meningkat sebesar 5,45% jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp34,70 miliar. Divisi Obat Hewan dan Ternak memberikan kontribusi sebesar 0,19% terhadap total Penjualan Neto Perseroan.
• Divisi Jasa Pelayanan Kesehatan memberikan kontribusi sebesar 0,04% terhadap Penjualan Neto yang tercatat sebesar Rp7,93 miliar, meningkat sebesar 10,81% jika dibandingkan dengan tahun 2016.

Berdasarkan RUPST, dihasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut:
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, termasuk didalamnya laporan kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris dan Laporan Keuangan Tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan tersebut;

2. a. Menyetujui atas penggunaan keuntungan Perseroan pada tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk untuk tahun buku 2017, sebesar Rp517.670.912.837,00 sebagai berikut:
i. Sebesar Rp13.543.200.000,00 atau 2,62% sebagai dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang 2.708.640.000 saham, sehingga setiap saham akan mendapat dividen tunai sebesar Rp5,00 dengan memperhatikan peraturan perpajakan yang berlaku;
ii. Sebesar Rp5.176.709.128,00 disisihkan sebagai Dana Cadangan;
iii. Sisa laba tahun berjalan sebesar Rp498.951.003.709,00 dibukukan sebagai laba ditahan.

b. Memberi wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan dengan pembagian dividen tunai tersebut, termasuk tidak terbatas untuk menentukan jadwal waktu, tanggal dan cara pembayaran dividen tunai tersebut;

3. a. i. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang akan berakhir masa jabatannya segera setelah ditutupnya Rapat atas tindakan pengawasannya dan pengurusan yang mereka lakukan selama melaksanakan jabatannya, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam buku buku atau catatan catatan Perseroan.

ii. Menyetujui pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru untuk masa jabatan 3 tahun terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2021, dengan susunan sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris : Bapak BUDI DHARMA WREKSOATMODJO.
Komisaris : Bapak SANADI BOENJAMIN.
Komisaris Independen : Ibu NINA GUNAWAN.
Direksi:
Presiden Direktur : Bapak DJONNY HARTONO TJAHYADI.
Direktur : Bapak JOS IWAN ATMADJAJA.
Direktur Independen : Bapak HANDI HALIM.

b. Memberikan wewenang dan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan, sehubungan dengan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut termasuk tetapi tidak terbatas untuk membuat atau meminta untuk dibuatkan serta menandatangani segala akta yang dibuat dihadapan Notaris, selanjutnya memberitahukan kepada pihak yang berwenang serta melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

4. a. Menyetujui dan Menetapkan gaji dan/atau tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan secara keseluruhan untuk tahun buku 2018 sebesar sama dengan tahun buku sebelumnya (tahun buku 2017), dengan kenaikan tidak melebihi 0.02% dari total Penjualan Neto Perseroan tahun 2017 dan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan alokasinya, dengan memperhatikan masukan/rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi.

b. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan/atau tunjangan bagi anggota Direksi Perseroan, dengan memperhatikan masukan/rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.

5. a. Menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit untuk melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan (Laporan Keuangan Konsolidasian) Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 adalah Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja sebagaimana telah mempertimbangkan usulan dari Dewan Komisaris Perseroan.
b. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik pengganti maupun memberhentikan Akuntan Publik yang telah ditunjuk, bilamana karena sebab apapun juga berdasarkan ketentuan Pasar Modal di Indonesia Akuntan Publik yang telah ditunjuk tersebut tidak dapat melakukan/menyelesaikan tugasnya.
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dari Akuntan Publik tersebut berikut syarat-syarat penunjukkannya.

Tentang Enseval
Enseval adalah Perusahaan Distribusi terbesar di Indonesia yang sudah memulai kegiatan distribusi sejak Tahun 1973 dan telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan. Enseval menjadi Perusahaan terbuka pada 1 Agustus 1994 dengan nama PT Enseval Putera Megatrading Tbk (IDX: EPMT). Selain mendistribusikan produk-produk dari Kalbe Grup, Enseval juga telah dipercaya oleh prinsipal–prinsipal lain baik dari dalam maupun luar negeri. Perseroan memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 2 Pusat Distribusi Regional (RDC) yang terletak di Jakarta dan Surabaya dan 47 cabang yang tersebar di seluruh Kepulauan Indonesia serta 27 cabang melalui Anak Perusahaan PT Tri Sapta Jaya. Hingga kini, Perseroan telah memiliki 6 Anak Perusahaan, yang bergerak di bidang distribusi, bahan baku, peralatan kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan.

Jakarta, 15 Mei 2018
———————————

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Corporate Secretary
PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
Gedung Enseval, Jalan Pulo Lentut No.10.
Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta-13920.
Telp : (021) 468 22 422
Fax : (021) 460 90 39
Email : investor.relations@enseval.com

Baca Juga

PERAYAAN HUT KE-14 PT. EPM

Januari 18, 2008

“PT EPM memang istimewa, usia masih masuk 14 tahun, tapi pengabdian karyawannya ada yang sudah… Read more »

Selanjutnya

Penjualan Neto Bertumbuh Sebesar 11,86%

Oktober 31, 2014

Penjualan neto Perseroan pada tanggal 30 September 2014 tercatat sebesar Rp12.479,94 miliar.

Selanjutnya